Dengan bertambahnya usia, semakin besar harapanku untuk menjadi pribadi yang lebih baik, sehat, bahagia bersama kedua anak²ku, dan suami. InshaAllah.
Ketika kecil seorang anak perempuan butuh sandaran Bapaknya? Kemana tanggung jawabnya walaupun sudah usai setelah anak menikah? kemana lagi dia mengadu selain lewat Allah dan ibu? Apakah sekuat itu butuh rangkulan? Tidak... Lemah... Karena sekuat apapun akan rapuh ketika aku menyebut namanya papa... Berat dan sangat terbata-bata. Putus tiada henti. Menangis? Iya... Selemah itu.
Setiap manusia memiliki perjalanannya masing-masing, sampai sejauh mana Allah merencanakanNya, hanyalah Dia yang punya kuasa atas Makhluk-nya maka Izinkanlah dalam titik² bait setiap tetes keringat menjadi Doa yang dapat menjawab semua pertanyaan di Hati. Terimakasih untuk diri ini menjadi seperti sekarang, bukan karena merasa menolak lahir dari dunia ini, dengan hadirnya diriku ini mampu merangkak jatuh dan bangun saat masa sulit semua lalui. Memulai semua sesuatu yang baik terlihat buruk, salah ketika amarah, dan berubah perlahan karena kesadaran. Melalui Allah itulah caraNya Makhluk-Nya bertahan hidup bergerak dan berhenti saat berhasil melewati semua fase kehidupan detik demi detik ini, 1 hari serasa seribu tahun. Syukuri, Nikmati dan Jalani. InshaAllah semua akan indah pada waktu yang tepat. Itulah janjinya Allah.
Terima kasih pribadiku untuk mama hebatku yang berjuang dari hamil, melahirkan, membesarkan, dan merawatku sedari kecil hingga seperti sekarang. Mampu memiliki 2 anak bukanlah hal yang mudah. Ternyata seperti inilah kadar seorang Ibu ada batas toleransinya, ma.. maafkan aku, aku menyadari bahwa menjadi Ibu tidaklah mudah, menjadi Ibu tidaklah seperti pemikiranku. Terima kasih untuk menjadi pembelajar, yang tak pernah lelah untuk mendoakanku di setiap nafas hidupku. Terima kasih telah berjuang untuk menjadikanku anak hebat yang baik dan walau pernah nakal sekalipun bentakanmu bukanlah apa-apa karena sayangmu sebesar lautan. Cinta kasihmu tak akan menyurutkanmu rela berkorban, pantang menyerah di hari tua mu, ma.. berbahagialah untuk sekarang kelak aku yang akan selalu berjuang untukmu. Tanpa Papa pun aku bisa. Terima kasih ma untuk semua asa dan rasa yang tak terungkapkan. Melalui usiaku yang sekarang bertambah. Haru dan khusuknya Doamu. Terima kasih ma, aku tak pernah menyesal lahir ke dunia ini. Terima kasih Allah telah membersamaiku memberikanku banyak pelajaran yang berarti tentang waktu adalah Ibadah. Takutku padamu ya Rabb sebagai penguasa langit dan bumi yang engkau ciptakan maka panjangkanlah umurku dan Mamaku tercinta. Love you sekebon ❤️❤️❤️
Terima kasih Ya Rabb telah mempercayakanku untuk kembali memiliki buah hati. Sulit rasanya untuk mengingat kembali kenanganku saat kehamilan pertama dulu. Lebih enjoy, rileks, bahagia, dan tak ada beban apapun yang di jalani.
Ketika Allah memberikan ujian di kehamilan kedua ini, rasanya tidak pernah terbayangkan untuk pertama kalinya mengalami depresi, stress, suka menangis, emosi sulit di kontrol, dan kadang-kadang marah. Ya Allah, ampunilah, kadang diriku merasa menjadi Ibu yang sial dan gagal dalam mengurus anak pertama, Allah percaya karenanya itulah Ibu mengandung untuk merasakan hal-hal demikian dalam fase "terjepit" dengan situasi yang tak pernah pasti dan mendasar.
Diriku sekarang jauh lebih tertutup, dan ga lagi mudah percaya sama omongan siapapun termasuk ke suami, sebegitu diriku benci dan gak ada satupun rasa sayang ke suami. Perasaanku gak pernah ada rasa senang dan bahagia di kehamilan kedua. Ingin rasanya menjauh dari suami, dan lebih dekat sama Anak pertama. Anak satu-satunya yang paling di sayang, dan cuma dia yang paling mengerti "kondisi brutal" Ibunya walaupun kadang marah kadang sayang dengan lemah lembut. Menjadi teman berantem setiap hari yang paling menyenangkan walaupun orang sekitar menganggap "ini tuh emaknya yang gila". Padahal mereka gak tau apa yang aku rasakan setiap hari di kehamilan kedua. Ada perasaan yang up and down, membuat kekacauan diri ini merasa ga jelas.
Ya Allah, diriku butuh teman bicara, tempat mengadu, dan teman yang dapat mengkritik setiap sikapku agar diriku menjadi perempuan dan Ibu yang sabar untuk Anak pertamaku. Aku hanya berharap kelak ketika anak keduaku lahir nanti ubahlah dia menjadi Anak yang lebih penyayang, soleh/ solehah, perhatian, dan menjadi teman bercerita yang baik untukku dan kakaknya. Tidak ingin mengharapkan lebih untuknya, hanya ingin anakku tahu bahwa aku menyayangi keduanya, berikanlah diriku umur yang panjang agar bisa melihatnya tumbuh dewasa dengan cara yang mereka lakukan untuk membahagiakanku.
Teruntuk anak-anakku jika kamu tak sengaja membaca blog ini 15 tahun atau 20 tahun nanti, Ibu hanya ingin mengucapkan terima kasih telah hadir kedunia ini memberikan warna kehidupan bagiku, Ibumu yang tak dapat mewariskan harta tapi mampu mewariskan kasih dan sayangku untuk kalian tanpa mengharapkan kembali apa yang telah kita lalui bersama. Dari umurmu masih dalam kandungan 9 bulan sampai kelak dewasa, jadilah kalian anak yang selalu baik kepada siapapun, tangguh, kuat, berani, bertanggung jawab dan pekerja keras untuk menuai hasil dari keringat dan kesabaran membahagiakanku. Ibumu, Ibumu, Ibumu, kemudian Ayahmu.
Ketika memutuskan memiliki Anak, dan setelah melahirkan jarang ada yang menyadari bahwa Babyblues itu nyata. Kadang efeknya pun sangat buruk tanpa kita sadari, bahwa dukungan dari orang terdekat terutama suami adalah support sistem terbaik. Tak jarang banyak terdengar kalau mertua pun sering terlalu ikut campur dalam hal tetek bengek segalanya untuk cucunya, padahal support terbaik adalah biarkan seorang Ibu belajar untuk memahami dan mengerti bagaimana rasanya menjadi orang tua baru. Berikan pengertian untuk tidak menghakimi, berikan rasa empati dan berikan kekuatan untuk menghadapi masa-masa sulit ketika tidak memiliki uang dan ruang untuk teman bicara dalam menghadapi kehidupan baru setelah memiliki sang buah hati. Agar seorang Ibu mampu bertahan dan berkembang untuk tidak menjadi "amnesia" mendadak ketika masa hamil sudah lewat di fase ini.
Pikiran langsung melayang beberapa aturan anak untuk bertumbuh kembang sesuai dengan usianya. Hal pertama yang selalu dan sering ada ketika memutuskan untuk memiliki Anak, Siap memulai hari dimana rumah tidak pernah rapi. Dan, Sekali saat tidur sering pun menatap wajahnya bahkan sekedar menyentuh tubuhnya "oh...masih bernafas". Bahkan istighfar "oh...lupa kemaren kan sudah hamil, brojolpun sudah lewat dimasa-masa kontraksi yang luar biasa". Inilah yang namanya "amnesia" mendadak setelah lewat 40 hari. Akhirnya baru percaya kalau itu memang Anak sendiri yang kemarin ada dalam perut selama 9 bulan.
Setelah 1 tahun terlewati, banyak hal dari seorang Anak bisa belajar. Belajar 4 perkara, sabar, syukur, ikhlas, dan kuat dalam menghadapi seorang Anak yang memiliki kemauan dan kemampuan dalam berimanjinasi, memiliki kehidupan bermain yang sesukanya. Belajar 2 hal yang tak bisa semua orang mampu melewati masa kritis, kehabisan uang, dan kehabisan lauk pauk ketika uang pas-pasan. Namun, ada saja cara jalan Allah, esoknya dalam memberikan kejutan yang tak disangka-sangka. Bohong kalau tidak bersyukur, jujur bingung kenapa Allah itu selalu baik dan mengerti keinginan HambaNya, lewat tangan-tangan orang baiklah pembawa magnet untuk tidak menyerah dengan keadaan. Harus bisa bangkit supaya hidup bisa lebih baik dan banyak-banyak bersyukur, bersyukur, dan bersyukur.
Entah, ilmu parenting ibu atau bapaknya yang masih minim tentang kemauan anak yang ketika tantrum menjadi kurang waras, stress, depresi. Namun, akhirnya bisa diatasi dengan ingat kata-kata hati "barusan ngapain ya? Sampe anak bisa tantrum?". Walau belum bisa bicara dengan lancar, tetap diberikan pengertian, pelukan, dan kasih sayang setelah berhasil melewati masa tantrum. Anak memang di usia ini memang banyak maunya, main, main, main sepanjang hari sesukanya. Walaupun sudah bukan bayi lagi yang setiap hari tidur, makan, minum, pup. Masa toddle memang luar biasa menguji iman dan rasa sabar.
Banyak diluar sana, yang berjuang masih menunggu garis 2, sedang yang sudah menjadi orang tua pun ingin menikmati masa muda. Susah memang omongan syaiton di kiri telinga yang bikin stress setiap kali mood swing itu datang gak sengaja melihat celoteh Anak langsung Buyar mendadak hilang. Suara tangisannya pengobat bagi orang tuanya untuk tidak tertekan dalam menghadapi situasi yang serba bingung. Tawanya, dan kata-katanya dalam belajar mengeja sesuatu yang di dengarnya berulang-ulang menandakan bahwa ingatanya sangat tajam dalam menyimpan memori kata per kata ucapan, adalah Hadiah bagi kedua orangtuanya yang sudah berhasil mendidik Anak hari ini.
Tak jarang ibu atau Ayah sekalipun emosi melihat tingkah laku Anak yang seringkali kewalahan mengejar, merebut, dan meraung mendapatkan keinginannya untuk memiliki benda mainan di etelase toko atau diteman mainnya. (Sering tepok jidat, atau seringnya istighfar "eh, jangan marahin tapi dikasih pengertian").
Saat tidur adalah hal terbaik untuk orang tua agar tetap waras dan terhubung dengan Anak. Dari sini orang tua kadang seringnya curhat sama Anak. Memberikan standar dan pengertian ke Anak dengan mendongeng, atau bercerita hal-hal baik yang positif supaya ketika besok bangun tidur, Anak seolah bisa mengerti dan paham apa yang diajarkan orang tuanya. Karena memori otak anak saat tidur tetap tersimpan sampai nanti sudah memasuki usia sesungguhnya (pra sekolah).
Ingin rasanya, nih anak tetap menjadi bayi mungil, setiap hari ada saja drama-drama yang bikin ketawa sambil mikir. Dan kado luka yang kadang bikin geleng-geleng kepala. Orang tua mana yang kaget dan syok kalau jadi bahan cerita orang "itu kenapa? Kasian ya". Ingin tak hih, bahkan juga sering terdengar "namanya juga Anak-anak". Tak iyeuhin. Standar orangtua jawabnya pasti "ga papa, dulu kecil juga gini kan?". Kecuali Anak sakit lebih bikin potek hati orang tuanya. Merasa bersalah dan gagal jadi orang tua. Tapi, kekuatan itu selalu datang disaat yang tepat dan tidak pernah salah. Kunci utamanya tetap sabar, dan tidak Putus doa.
Btw, banyak yang bilang tingkah laku Anak dimulai dari dia mencontohkan kedua orangtuanya, banyak-banyakin stok sabar, waras, dan terjamin jangan buat kesalahan yang sama ketika anak melihat dan mencoba.
Dahlah kepanjangan, capek ngetiknya juga 🤣🤣🤣
Yang terpenting anak tetap ceria, sehat, dan mau makan, disaat ogah makan maunya main.
Sudah lama sekali aku tidak menulis tentang diriku, keadaanku saat ini. Tempt aku mencurahkan segala rasa dan isi hatiku selama ini.
"Tuhan punya cara tersendiri ketika berada di titik terendah, Namun Tuhan sudah menyiapkan kado terbaikNya untuk UmatNya yang selalu ikhlas dan bersyukur".
Ketika sudah memiliki Anak pertama, segala hal yang sudah dipersiapkan sebelum dia lahir ternyata tidak sesuai dengan ekspetasiku. Realitanya Mama Life yang selalu sibuk dengan segalanya. Pertama kalinya dalam hidupku dimana diriku sangat stress, tidak punya teman yang asyik yang bisa diajak berbagi cerita, teman yang selalu bisa membuatku menjadi kuat. Tidak ada yang bisa aku percaya lagi selain Anakku, cuma dia yang paling berdampak membuatku menjadi ibu dan perempuan terkuat.
Yang selalu ada cerita dan caranya untuk membuatku tertawa, hari-hari yang dilalui bersamanya seakan membuatku terus berpikir sejenak, dan aku kini sekarang aku tersadar, bahwa untuk menjadi seorang ibu adalah tugas yang sangat berat jika dilakukan dengan cara yang berbeda.
Selama ini aku berusaha untuk menjadi ibu yang baik dan istri yang baik, namun harus aku telan dengan perasaan yang tidak menentu. Terkadang hidupku itu-itu terus dan tidak berwarna. Yang aku inginkan bukan hanya ada yang mengobati rasa kecewaku dan Kesepianku, tetapi membuatkan hidupku jauh lebih berarti dan berharga untuk keluarga kecilku.
Hai anakku, sungguh engaku cepat sekali bertumbuh. Nak, engkau membuatku kuat dan tegar menjalani hari-hari, tak tersia-sia waktu ini cepat sekali berlalu, melihat sosokmu dari bayi hingga bisa seperti sekarang, engkau adalah cinta pertamaku yang membuatku semakin sayang dan jatuh cinta pada pandangan pertama.
Melihat senyummu, parasmu, tawamu, tangismu, engkau lelehkan hatiku hingga mencair, diriku tak tahu harus melakukan apa ketika berada disampingmu. Engkau membuatku semakin gemas, lupa rasanya menghibur diri ketika seisi rumah kacau karenamu Nak, berbahagialah dengan rumah yang tak pernah rapi setiap hari.
Gairah hidupku karenamu membuatku semakin sempurna dengan sosokmu yang selalu berusaha untukku menjadi Ibu yang tidak boleh merasa lelah, sekuat apapun tubuhku. Nak, Tahukah? Ibumu sangat merindukan masakan Eyangti (nenekmu) yang setiap hari selalu dimanjakan dengan hidangan makanan yang sangat enak dan tak peduli seberapa mahalnya harga beras agar asal ibumu kenyang. Dan itu yang Ibu rasakan ketika kamu hadir ke dunia ini, Ibu tidak merasakan betapa lezatnya masakan sendiri. Ibu harus berjuang bertahan hidup dengan makan seadanya demi kewarasan.
Seringkali Ayahmu marah karena kesalahan kecil menjagamu, padahal tiap hari tiap detik kamu selalu bermanja-manja bukan bersamaku? Sakit sedikit, ibu dimaragi, makan telat ibu dimarahi. Ibu terlalu lelah karena tidak punya sosok yang bisa membuat ibu tertawa, tersenyum, dan support yang tangguh selain hanya bisa berpasrah sama Allah. Hanya Allah lah tempat sebaik-baiknya Ibu berdoa dan bersujud meminta pertolongan.
Nak, ketika engkau besar nanti dan membaca ini, walau tukisan ini tidak berarti bagimu, dan hanya kiasan yang tak punya makna, percayalah ibu sudah berjuang melahirkan, merawatmu, menjagamu, dan membimbingmu untuk menjadi anak yang tangguh menjalani hidup yang serba terbatas. Bukan berarti kamu bisa hidup mewah, lihatlah dan sadarlah ke bawah karena banyak orang-orang di luaran sana hidupnya tidak akan pernah berkecukupan. Jadilah anak yang berbahagia dan selalu berusaha menolong sebaik buruk apapun dirimu.
Jagalah dirimu Nak, Allah akan selalu ada bersamamu di setiap langkah hidupmu hingga sukses nanti, Ibu selalu ada untuk dalam setiap hembusan nafas, doa, dan ikhitiar hanya demi kamu agar tetap menjadi Anak kebanggaan, cinta pertamaku jadilah anak sebaik-baiknya yang membanggakan dunia wal akhirat.
Nak, ibu tidak ingin kamu menyesali dirimu, ketika dewasa kamu akan mengerti, untuk apa kamu terlahir di dunia ini. Kenapa Allah SWT ciptakan kamu ke dunia ini, untuk tanah dan kembali ke tanah. Ibu hanya bisa mendoakanmu, lahirlah dengan sempurna tanpa kekurangan apapun, lahirlah dengan baik, agar ibu tahu rasanya mendengar tangismu penghilang rasa sakit melahirkanmu, agar ibu bisa sekali lagi mendengar suaramu saat kamu merasakan kehidupan untuk pertama kalinya. Dan mengucapkan terima kasih kepadamu anakku, terima kasih telah hadir di dunia bersama ibu dan ayahmu.
Nak, Allah SWT ciptakan kamu menjadi manusia yang berhati ikhlas, bersyukur padaNya, dan sabar menjalani permasalahan kehidupanmu. Bukan untuk menjadi pembenci, pendusta, dan penjahat dikehidupanmu sendiri. Jangan kotori ucapanmu kelak dihari penghakiman Lidah dan hati yang akan bicara, telinga yang akan mendengarkan, dan langkah kaki tangan yang akan menjadi tempat terakhir ibadahmu. Maka sujudlah, 1 hari ketika 1000 tahun tak ada gunanya sebelum meninggalkan dunia.
muhasabah diri, agar terus menjadi penikmat kehidupan yang pandai menempati diri dimana kaki berpijak disitu langit dijunjung. Dimanakah letak tangan yang sesungguhnya saat berdoa? dimanapun dan kapanpun letakkan tanganmu di atas langit jangan rendahkan tanganmu, karena disitulah letak keajaibannya, tundukkan padanganmu terhadap sang Pencipta karena disitulah jawabannya yang akan kamu tak menduganya.
Nak, pahamilah kehidupan ini, tak ada yang abadi selamanya. Hidup di dunia ini hanya sekali, maka hargailah dirimu sebelum engkau dihargai. Bahagiakan dirimu dengan caramu, syukurilah dan jalani hidupmu yang penuh arti. Ciptakanlah kebahagiaanmu yang sesunguhnya, jangan seperti orang tuamu, contohlah para Nabi2 pendahulumu yang berjuang menegakkan Agama, memperkokoh Agama, dan mempertahankan Agama yg dibelaNya.
Nak, ibumu bukan penghafal Qur'an, ketahuilah, ibumu ingin yang terbaik untukmu menjadi penyelamat ketika berada di Lauhul Mahfuz, engkaulah yang akan mendoakan ibumu dan ayahmu dari jembatan Shiratal Mustaqim yang menentukan jalan hidup mana yang dilewati antara Syurga dan Neraka.
Nak, izinkan ibumu untuk mendoakanmu, mendidikmu menjadi anak yang berbakti, menjadikanmu anak Sholeh pengharum Syurga dikehidupan ibu dan ayahmu. Walau ibu lelah mengandungmu selama 9 bulan, dengan air mata dan rasa sakit, ibu bahagia dengan kehadiranmu menjadi penerus kehidupan, penolong ibu dan ayahmu, bukan tentang harta berapa banyak ayah ibumu punya. Akan tetapi, berapa banyak hitungan amal, serta ibadah ibu dan ayahmu yang akan ditimbang di hari penghakiman.
Nak, letak Syurga itu ada di langit, sedang Neraka ada di bawah tempatmu berpijak, ketika kamu sukses ingatlah di bawah, bukan menengadah ke langit karena puas dengan yang kamu raih. Bersenang-senanglah dengan kehidupanmu, raihlah pahala yang bisa kamu dapatkan dimana saja dengan terus mengingat arti Bersyukur, dan berterima kasih kepadaNya, maafkanlah orang-orang yang pernah kau khianati bahkan pernah kau ingkari dan di ingkari. Sebab manusia itu tidak ada pernah puasnya dengan yang didapatkannya. Puaskan dirimu dengan sedekah, agar kamu merasakan kelegaan di hati. Perbanyaklah ilmu, supaya kamu dapat menciptakan kebenaran yang Haq dan Bathil dikehidupanmu. Syukuri nikmat yang Allah SWT berikan untukmu, dan raihlah kemenanganmu dengan berpuasa agar kamu merasakan ringannya beban hidupmu.
Nak, jangan seperti ibu dan ayahmu, maafkanlah ibu dan ayahmu sepanjang hidupmu, luaskan samudera hati, rezeky yang berlimpah agar mampu membahagiakanmu sepanjang kamu semakin bertumbuh besar dari tahun ke tahun, dan ibu ayahmu dapat menua bersama sampai maut memisahkan, ibu dan ayahmu dapat melihatmu menjadi penerus kehidupan dengan kehadiran cucu, cicit, dan menantu darimu.
Nak, ibu dan ayahmu tidak menginginkan apapun darimu, hanya inginkan kamu menjadi penegak Agama bagi kedua orangtuamu. apapun itu cita-citamu, impianmu, dan keinginanmu ibu dan ayahmu akan selalu mendoakanmu. Ibu dan ayahmu akan selalu berada paling depan saat kamu merasa sakit dan disakiti. Ibu dan ayahmu yang akan berjuang saat kamu merasakan tidak berdaya. Ibu dan ayahmu hanya mampu untuk mencintaimu dengan segenap jiwa dan raga. Anakku, berbahagialah dan terus berbahagia dengan kehidupanmu.
---
Ya Allah, izinkan hamba menjadi Ibu yang pandai mensyukuri NikmatMu, izinkan hamba menjadi Ibu yang sholeha untuk anakku dan kedua orangtuaku, izinkan hamba menjadi Ibu yang penurut dan berbakti untuk suamiku. Izinkan hamba mendoakan untuk kedua orangtuaku dan suamiku, agar selalu panjang umur, diberikan keberkahan kehidupan, dan berjuang jihad di jalanMu.
Ya Allah, teruntuk kedua orangtuaku, suamiku dan Anakku. Hamba memang penuh Khilaf, pemarah, dan pendosa. Hanya kepada Engkau tempat hamba bersujud, maka maafkanlah dan ampunilah segala perbuatanku di dunia selama ini. Ya Allah, mudahkanlah proses kelahiran untuk anakku, berikanlah jalan lahir yang mudah untuk anakku, ringankanlah sakitku, dan Hamba menjadi manusia yang takut dihadapanMu saat harus berjuang antara hidup dan mati melahirkan anakku. Ya Allah, engkau maha mendengar dan maha melihat, maka kabulkanlah segala Doa-doaku ini. Hanya kepada engkau tempatku bersujud, dan hanyalah kepadamulah hamba kembali.
Tuhan memang maha bijaksana dalam
pembuat keputusan. Ketika ketidakpuasan dalam meraih kesempurnaan hidup harus
berakhir. Sudah berulang kali Aku coba untuk bertahan dalam ketidakpastian dan
kegagalan dalam membina hubungan yang siap untuk kujalani dengan serius.
Ada saja orang yang mencoba untuk menggoyahkan dan
menghancurkan hubungan yang sulit Aku jalani saat ini, berapa lama lagi Aku
harus menemukan pasangan yang benar-benar membuatku nyaman, ya membuatku merasa
nyaman dan terlindungi. Membuatku tertawa dan tidak ada beban.
Ku sadari baru ada yang benci
denganku mencoba untuk menjadikanku orang yang tak berharga, dibelakngku kau
jahat padaku di depanku pura-pura baik, kau sejatinya bukan teman baik untukku,
kaulah yang mencoba untuk menjadi pembenci dalam kepura-puran mendengar semua
ceritaku ceritamu cerita kita.
Dear kamu, Aku sudah lelah dengan
apa yang telah kau perlakukan baik padaku. Sudahlah tak usah kau lanjutkan lagi
pertemanan ini, sudahi saja pertemanan ini. Ada saja kau halangi aku agar aku
lupa segalanya yang ada di diriku, aku masih sangat ingin sekali lagi menjadi
yang terbaik disampingmu.
Demi kebahagiaan yang hakiki pun
aku berharap kamu bisa mencintaiku, belajarlah mencoba untuk menyayangiku bukan
lagi menjadi pembenci. Aku memang merindumu dan terus menjadi perindu untukmu,
kamu lah yang telah perlahan untuk membuatku sadar, bahwa hidup ini tidak
pernah ada yang pasti dan sempurna.
Sesulit apapun
Kehidupanku
Sebahagia apapun
senyumku
Ketika dirundung duka
Dibalik kesulitan itu
Terletak pula
kebahagiaan yang menanti
Tahukah, kamulah yang selama ini
kunanti bersabar dan berharap agar kamu bisa berada disampingku, setiap saat
setiap hari dan bahkan selamanya. Jangan pernah lagi menjadi pembenci, karena
itu rinduku padamu sebesar samudra tak sanggup untuk ku simpan terus menerus
dalam-dalam. Sejak lama memang aku sudah menyadari itu, namun kamu memang
seolah tak peka dan tak peduli. Akulah yang harus memendamnya selama ini.
Memendam dalam-dalam rasa ini yang telah lama mati.
Saat Aku tatap matamu, kau bagaikan embun yang memberikan keteduhan dalam ilalang yang berbisik pada angin. Air yang tak pernah habis memberikan kejernihan hati sang perindu yang selalu ingin mendekap erat. Meski debu mengotori wajahmu di teriknya sinar matahari yang panas, kan ku baluri wajahmu dengan basuhan lembutnya tanganku.
Tuhan, izinkan aku mencintainya sekali saja agar aku mampu membahagiakan dengan segenap cintaku. Biarkan perjalanan ini menjadi roda waktu yang harus ku selesaikan bersamanya. Berikan aku ruang untuk menjadi sang bayang-bayang yang enggan pergi saat sepiku tanpanya. Aku tak ingin mengejar mimpi, yang aku inginkan hanya bersamanya sekali ini saja.
Bisakah kesempatan itu datang hari ini, di saat hati mulai merapuh dan tak mampu untuk meretakkannya kembali satu. Bila sudah waktunya aku yang pergi meninggalkan semua jejak, biarkan Aku yang berkelana dalam pelabuhan yang tak kunjung sampai tujuan. Jika Aku mulai takut dengan kesendirian ini, bisakah aku katakan padamu kata "kangen" saat ucapan itu keluar dalam bibir mungilku untukmu.
Aku tahu kamu membenciku, dan tak akan pernah mau kembali dalam pemberi kehangatan kala dingin, sakit, dan lapar. Tapi, Aku pernah mencoba untuk mencintaimu dengan setulus hatiku, berlari untuk mendapatkan luluhnya hatimu. Biar semua yang berlalu itu adalah masa lalu, aku tak akan sepayah ini mengejar lagi mimpi yang tak pernah menjadi satu. Aku tahu cita dan cintamu tak akan berujung, kau telah menghujam jantungku dan kau yang buat terluka, hanyalah goresan luka ini kupastikan selalu menjadi cerita tentang kita.
Aku tak pernah bangga dengan apa yang aku mampu untuk belajar mencintai orang yang pernah ada dalam hidupku, aku terlalu bodoh mencintai orang yang salah pernah mengisi hidupku. Sekali lagi biarkan kekal kau di dalamnya bersama daun-daun yang mati berguguran. Hujan yang menemani tangisku setiap aku melangkah dalam takutku yang mematikan naluri jiwaku untuk berani pantang menyerah mengejar cintamu di setiap cobaanku. Aku tahu kamu tak akan pernah lagi mencoba menyapaku 'hai' sebentar saja lalu menghilang bersama nyanyian sandiwara cinta. Aku yakin kamu pun enggan untuk bertemu dan menjawab salamku. Egomu bagai batu yang tak pernah habis mencabik setiap goresan kata yang selalu meyayat hati.
Menjadi perindu yang selalu siap untuk merasa kehilangan atas kepergianmu yang masih terus terngiang dalam ingatanku. Selepas itupun aku mulai menyadari bahwa aku akan tetap setia menunggumu bersama lukisan antik yang kian usang di makan hari bersama sang waktu. Bila pudar waktuku untuk menunggumu, biarkan aku mencari cinta yang lain di kegelapan malam. Di terangnya cahaya yang akan mematahkan sedihku bersama senyuman bahagia di kehadiran yang baru, sosok lain yang kan selalu siap menjadi teman bicara sampai terlelap dalam buaian mimpi masa depan bersama kisah haru yang baru.
Aku memelukmu dengan lebih erat, aku tak tahu apakah aku mampu melepaskan.
-----
Sejenak aku terdiam
kamu bukan lagi
kamu yang sebenarnya
bukan lagi seseorang yang hangat
yang siap mendekap saat aku sedang didera sepi dan kalap
Sekarang kamu…
Menjadi orang yang dingin
Menjadi orang yang sinis
Menjadi orang acuh dan tak peduli padaku
Mengenalmu cukup untuk waktu yang telah terlewatkan, selepas kesudahan ini, jiwaku mengalir tentram walau tangis itu terus melebur tatkala mengingatmu dalam kerinduan yang tak pernah bisa orang lain tahu seperti apa hatiku sekarang.
Bisakah kita memulai kembali dari awal dan mengulang perkenalan itu. Tempat di mana pertama kali kita bertemu dan bertegur sapa, bercerita secara bebas. Buka cerita tentang kemarin yang kita buat sebelumnya yang masih meninggalkan sisa cerita, akan tetapi kita terlalu cepat untuk saling jatuh cinta.
Kamu
Selalu ada di setiap nafasku
Selalu ada di setiap doaku
Kisah kita bagaikan sebuah game yang tak akan pernah ada habisnya, saat lelah kita akan terus mengejar sampai berhasil melampaui kemenangan. Penuh perjuangan untuk mendapatkannya hingga meraih apa yang ingin dicapai. Itulah yang dinamakan cinta, cinta yang sejati yang mau berjuang dengan cara apapun.
Aku memang bukanlah seorang yang romantis untuk kamu dambakan, setidaknya aku belajar dari apa yang kamu minta, meskipun tidak semua bisa aku lakukan.
Kamu
Apakah kehadiranku mengganggumu?
Apakah kehadiranku telah merenggut waktumu?
Hari-hari yang kita lalui bersama, hingga tak terasa pagi menjadi siang dan sore menjadi malam. Adakah kamu mencoba untuk menjadi orang yang tulus dan berjuang untuk cinta?
“Cinta itu dipertemukan karena sebuah alasan. Alasan itu bernama cinta sampai kamu menghancurkan niat tanpa alasan”. – London Love Story
Kamu
Diam-diam suka
Diam-diam mencintaiku
Palsu…banyak orang yang bilang seperti itu untuk menghancurkan rasa, meleburkan semua impian yang coba untuk di susun menjadi sebuah cerita dan kenangan yang tercurahkan dalam tulisan pena. Sebait kata-kata kejujuran akan menjadi bagian kisah tentang siapa kamu dan aku.
Kamu
Nyamankah saat bersamaku?
Nyamankah kehadiranku bisa membuatmu bahagia?
Kamu berjanji padaku untuk menjagaku sampai nanti berhasil membuatku bahagia. Dan semua yang kamu rencanakan untukku, Karena kamu tak akan pernah merasa sakit jika kamu tak menyadari bahwa kamu sedang terluka.
***
Kini…
Semua yang kita lalui bersama bagaikan kisah bukan di negeri dongeng yang tak pernah berakhir dengan bahagia. Kita memang merancang kisah sendiri untuk tidak terikat dalam mimpi di negeri dongeng, namun aku percaya di kamu dapat menjadi orang yang lebih baik dan kamu banggakan demi aku dan demi masa depan, bukan masa lalu yang kita buat kemarin. Sampai kematian memisahkan antara kamu dan aku, tentang kita. Waktulah yang akan berbicara.
“Aku cuma mau bilang, aku menyesal, kenapa aku tidak mengenal kamu dari bulan September yang lalu. Aku merasa dua minggu ini berlalu begitu cepat, seperti setahun kita mengenal lebih lama”. Pesan singkat yang pernah aku ingat hingga sekarang. Dari jauh aku pun tersenyum. “Aku percaya cinta yang Tuhan buat untuk kita adalah jatuh cinta yang diam-diam”.
Iseng kepoin profile mantan di salah satu medsos, dan merasa gagal move on. Pernah...
----
Rasanya merasa berat untuk mencoba menghapus kenangan dengan mantan pasangan yang dulu pernah dekat dengan kita. Jujur, melupakan itu tidak mudah banyak hal yang harus coba untuk dilupakan semua. Mulai dari tempat nongkrong, restoran pertama kali ngedate, taman dekat rumah, dan tempat favorit yang sering dikunjungi entah itu situasi di beranda depan rumah atau di balkon rumah mantan pacar.
Buat apa kembali ke masa lalu, yang sekarang saja susah untuk menemukan seseorang yang layak dan lebih baik dari dia. Setahun, atau sebulan, atau kamu yang ngakunya baru putus kemarin belakangan ini banyak sekali tantangan yang dihadapi usai menyandang gelar status 'Jomblo' atau 'Single akut'. Lama-lama tak cari jodoh juga untuk siap menjalin hubungan yang lebih serius, lebih baik, dan saling memahami.
Era digital banyak segala cara untuk menemukan pasangan yang dirasa klop di hati, memiliki prinsip yang sama, kegiatan yang sama, dan pendapat yang sama. Akan menjadi salah satu pemicu benih-benih cinta itu mulai tumbuh kembali bak musim gugur. terkadang memang banyak yang sulit untuk mencoba jatuh cinta (lagi) bayangkan pernah merasakan jatuh bangunnya sebuah hubungan yang dilandasi atas dasar suka sama suka.
Hubungan yang berakhir tragis banyak sekali terjadi pada pasangan yang belum menikah, padahal menikmatinya itu yang banyak asam manisnya mirip permen nano-nano, kalau gak enak tinggal makan pare yang rasanya asem pahit yang membuatmu ogah makan. jadi pikirkanlah sejauh mana kita harus mengakhiri sebuah hubungan ini dengan berpisah secara baik-baik bukan lewat Watshapp, BBM, SMS atau telepon mendingan ketemu langsung biar frontal.
Jadi, sekarang apa yang ada dipikiranmu pada saat ini tentang mencari pasangan yang tepat?
Mencari pasangan yang bisa diajak susah, seru-seruan, pinter, humoris (calon stand up comedi)
Mencari pasangan yang tidak memikirkan buru-buru menikah (mas..nikahi aku mas..kalo yang begini cowok mah ngacir)
Mencari pasangan yang pinter tapi gak jelek, jelek tapi gak pinter (asal jangan boros muka aja lah ya)
Mencari pasangan yang bisa diajak tentang teknologi, dan siapa tau bisa bikin starup cari jodoh (eh..buset segitunya)
Mencari pasangan hanya untuk kepuasan (hati-hati ya neng bisa jadi dia kurang piknik)
tinggal bagaimana kamu memilih pasanganmu yang sesuai dengan pemikiran saya diatas, tidak ada salahnya mencoba untuk bangkit kan???
masih banyak kok yang sayang sama kamu, gak cuma mantan seorang. Bangkit dan cari kesibukan untuk memulai hal baru, memperbanyak kegiatan seru dan positif, tidak ada salahnya mencoba mencari teman yang bisa diajak diskusi bareng bisa dari kantor, teman jaman sekolah, atau grup komunitas. Banyak sekali manfaatnya selain menambah teman, juga bisa menjalin silaturahmi. Dan diam-diam juga akan ada kejutan manis di depan pintumu datang sebuah paket tanpa nama dari seorang teman di grup kamu.
"Jodoh ditangan Tuhan, Dia yang menentukan, dia yang menyatukan, dan dia pula yang memisahkan"
Banyak orang yang mengatakankata-kata semacam ini, bukan cuma toh saya aja yang nulis, aplagi kamu yang baca. Sebenarnya cara terrbaik untuk mendapatkan jodoh adalah jangan pernah berhenti untuk terus berdoa mendekatkan diri pada Tuhan, nantinya jodoh akan datang disaat yang benar-benar tidak diduga. Padahal mungkin dekat diluar sana, jodoh terbaik sedang menunggumu.
Kenyataan dunia tak tampak selalu indah, banyak jalan yang berliku dan harus dilalui. Butuh perjuangan untuk menempuhnya. Bayangkanlah dan tatapke atas langit di setiap malam, apa yang kau temukan diatas sana adalah kehadiran bintang yang selalu bersinar, kadang sang bulan purnama hanya datang sebentar. Dan tataplah ke bawah pada saat siang, apa yang kau temukan adalah sebuah lorong kecemasan untuk mencari pelepas dahaga dia yang bernama air.
Aku tak dapat bertahan dalam mengejar mimpi, aku memang mudah putus asa bukan berarti aku menyerah. Setiap langkah adalah waktu dalam menempuh perjalanan yang singkat untuk meraih semuanya, ya semua yang belum terlihat di depan mata yang bernama harapan untuk menggenggam masa depan dan hari tua.
Kita muda menghasilkan karya, kita tua menyimpan karya. Bahkan bisa saja hanya tinggal rongsokan yang terbuang pada saat kita di dunia. Mau bawa apa? tak ada yang akan kita bawa, hanya nantinya segenggam kain sebalut amal. Perjalanan dan kisah cinta menyimpan banyak histori yang kadang tak pernah terungkap oleh siapapun yang menjadi titik sejarah kita. Banyak orang yang tak menyadari bahwa melupakan masa lalu berarti melupakan sejarah.
Singkatnya, orang mulai mencari tahu seperti apa kisahnyam dan kitapun mencari tahu dengan bertanya pada langit atau bertanya pada air. Tahukah, air saja perjalanannya terus mengalir sampai kemanapun yang dia mau, langit yang datang silih berganti siang dan malam membuat semua mata terpejam. Lelah? sering kali kita mendapat teguran dari hati yang kian membujuk untuk terus bangkit menata diri agar menjadi lebih mawas diri.
Berjanjilah, suatu saat kamu tidak akan pernah layu untuk berkembang dalam menyiasati semua hal yang tak kau pahami di dunia. Berhijaulah sepertinya karena dia bisa saja gugur saat tak ada satupun yang menyiraminya dengan kasih sayang. Ingatlah, masa dimana kita harus pergi jauh melangkah diantara satu pintu ke pintu yang lain untuk menuju kebaikan dan seperti apa indahnya surga.
"Sosok yang selalu dirindukan akan pulang pada cinta pertama"
-----
Hati itu keras, yang bisa memecahkannya hanya satu orang yang bisa tahan banting menghadapinya dan meluluhkannya. Hidup bagaikan roda yang terus berputar, dan aku pun harus berpacu dengan waktu. Aku harus bisa mengejar waktu kapan dan dimana aku harus berhenti. Aku tak ingin lagi terluka dan menangis hanya karena dia sangat kecewa ketika perjuangan itu sia-sia.
Aku memang belum merelakannya pergi bersama orang lain, tapi sebisanya aku harus kuat melupakan kenangan dan hari-hari bersamanya. Aku hanya butuh untuk memikirkan bagaimana cara melupakannya, bahkan aku terlalu bodoh untuk melanjutkan sebuah hubungan hanya karena aku masih terlalu cinta kepadanya. Sulit untukku melepaskan semua yang telah menjadi bagian hidupnya. Memang untuknya aku bukan menjadi apa-apanya setidaknya aku pernah menjalani hari bersamanya.
Kehilangan membuatku belajar untuk merelakan, dan ada saatnya start kembali pada jalan yang berbeda bersama orang lain. Dan aku yakin akupun akan mampu untuk melepaskannya bersama orang lain yang lebih dicintainya. Aku percaya jalan yang ditempuh itu masih panjang, memang akan lebih sulit dibanding harus memulainya dari awal lagi.
Tak pernah terbayangkan akan apa jadinya di masa depan tanpanya, aku terus terngiang akan kebersamaannya tertawa lepas dan berceloteh riang tempat dimana yang selalu menjadi favorit adalah sebuah cerita manis yang mungkin tak'kan bisa terlupa. Jika aku menginjakkan kakiku disana, aku bisa saja diam atau menangis di dalam hati, dan sesak rasanya dada ini tak mampu bernafas dengan baik tatkala memori itu seolah mengajakku untuk berputar ke masa lalu.
Aku tdak percaya pada cinta lagi yang membuatku harus terlena dalam manis janjinya, aku hanya percaya cinta sejati yang rela berkorban dan berjuang. Aku memang benci bila terlalu cinta, dan dia akan berakhir membawa kebencian dalam dermaga yang tak kunjung tiba dalam tepian. Atau aku harus pulang pada cinta yang lain dan memulainya di pelabuhan yang baru.
Terkadang pernah aku berprasangka buruk padamu, perhatianmu tidak saja mencuri hatiku sungguh aku rindu senyummu bidadariku.
-----
Denting jam baru saja berbunyi waktu menunjukkan pukul 3 sore, dan akupun janjian pukul 5 sore, agar tepat waktu ku usahakan agar berangkat pukul 3 lewat 30 menit. Aku pun bergegas untuk pergi kutancapkan motorku untuk berjumpa dengan bidadariku pertama kalinya dalam hidupku. Dia hanya gadis yang sangat biasa saja menurutku belum ada yang begitu istimewa yang kudapatkan darinya. Sungguh sangat tergoda untuk segera bertemu dengannya, tak lupa sebelum berangkat ku semprotkan parfum kesayanganku di tubuhku biar wangi ini memikatnya.
Sore ini jalan begitu sangat macet dan padat, maklumlah jam orang-orang pulang dari bekerja. Kita janjian ditempat yang sudah ditentukan, tidak begitu jauh dari rumahnya, tapi tidak apa-apa yang penting Aku bisa bertemu dengannya. Dan benar saja dalam perjalanan akhirnya saya tiba tepat waktu sesuai jadwal janjian, tinggal menunggu kehadirannya. Usut punya usut ternyata dia lebih cantik aslinya daripada di foto. Sangat sederhana, menyenangkan dan bisa tertawa lepas bersamanya.
Obrolan yang singkat membuat kami harus bergegas pergi, kita pun akhirnya merencanakan untuk menghibur diri di sebuah pusat permainan yang memang digunakan untuk umum, sangat gratis. Teknologi modern dan area interior yang menarik membuat kami sangat betah berlama-lama disana. Dia menggunakan permainan dance virtual yang menurutku sangat menarik, dia begitu sangat menyukainya, Aku pun sangat kagum melihat dia begitu lincah mengikuti permainan di layar. Diam-diam aku mengabadikan mommentnya, dan membuatkan videonya. Sungguh sangat lucu dan terhibur membuat saya diam-diam menyukainya. Apakah ini yang dinamakan jatuh cinta pada pandangan pertama? Ah, tidak tahulah, perasaanku begitu campur aduk, saya benar-benar merasakan kalau aku sangat begitu nyaman berada disampingnya. “Seperti teman lama yang sudah sangat kenal dan dekat, kenapa harus sekarang aku bertemu dengannya??”.
Dia begitu sangat berkeringat, antusias dan ceria walaupun didera masalah dia berusaha untuk tersenyum di depanku tertawa-tawa lepas menghilangkan semua beban. “Ah…seandainya aku bisa memilikimu apakah aku bisa merebut hatimu nantinya, hei bidadariku calon istriku kah kelak dirimu??”. Aku sangat terpana, aku berusaha untuk tersenyum di depannya secuil harapan itu pasti ada aku harus memilikimu segera. Dia tidak mau melewatkan moment begitu saja, dia mengajakku untuk berfoto sebagai tanda terima kasihnya, telah menemaninya. Benar-benar moment yang sangat menyenangkan bagiku.
Selesai bermain dia segera kuajak pergi ke toko Adik iparku yanhg tidak jauh dari lokasi tempat kami bermain. Aku kenalkan semua orang yang ada di toko, melihat-lihat barang yang dijual, interiornya bahkan. Aku juga menantangnya diam-diam untuk membuat desain interior toko. Senang sekali rasanya bisa begitu dekat dengannya walaupun hanya semenit. Rasanya waktu sangat cepat membuat kami harus segera meninggalkan toko. Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam, mungkin akan tiba pukul 10 malam sampai di rumahnya. Kuantar dia pulang agar Aku tahu letak rumahnya.
“Rasanya hati ini campur aduk tidak seperti biasanya, apakah ada magnet yang menyentuhku?”. Benar saja memang dia menyimpan berjuta magnet untuk memikatku. Tidak hanya magnet saja dia juga membuatku berulang kali konsentrasi buyar selama diperjalanan pulang kerumahnya. Antara takut untuk menyapa orang tuanya karena membawa anak gadis pulang tengah malam, dan kesepian bila sudah mengantarnya pulang.
Setiba di rumah Aku tidak lupa mengucapkan terima kasih padanya karena mau bertemu denganku, dan mengucapkan selamat tidur. Jarang ada wanita yang seperti dia mau menerimaku untuk bertemu, Aku kadang takut bahkan kurang percaya diri untuk berkenalan dengan wanita cantik nan rupawan sepertinya. Berulang kali Aku mengingat tujuan hidupku sekarang. Aku yakin dia bidadariku kelak yang akan selalu ada disampingku, menemaniku dalam susah maupun senang. Tunggu aku bidadari akan ku coba untuk membuatmu bahagia bersamaku.
Hati ini tetap untukmu walau kau telah pergi meninggalkan semua yang kita lewati. Saat kita tak bersama lagi ingatlahh kita pernah berdua
-------
Hai...kamu apa kabarnya disana? pernah kau mencoba untuk merinduku saat merasakan aku tak lagi berada disampingmu. Setegar apa dirimu ketika mencoba melangkah pergi kemudian menghilang bersama perginya angin berhembus. Rasanya luar biasa ya kemanapun tujuanmu pergi tidak ada yang perlu kau cemaskan.
Mungkin kamu memang belum tahu seperti apa sesungguhnya diriku, ah sudahlah lupakan saja cerita tentangku. Lakukanlah sesuka hatimu agar kamu merasa bahagia, merasa dirimu paling sempurna. Padahal aku tahu banyak hal yang kamu sembunyikan agar merasa sempurna. Ya, sosok seseorang yang pantas menjadi bagian tulang rusukmu.
Aku bagaikan debu yang kotor terbuang bersama angin secuil batu yang tak ditengok. Aku bagaikan ilalang menari diatas hamparan langit biru yang membuatku mampu tertawa lepas . Aku bagaikan air yang jernih ketika air mata membuat duka yang sangat dalam.
Aku memang berjalan pada lorong yang salah, dalam menapaki bukit untuk menuju puncak kebahagiaan, seketika itupun aku jatuh dalam jurang yang dalam. Aku tak mampu melewati sungai yang deras saat jembatan itu terputus untuk menemuimu. Aku bahkan tak berani menyeberangi lautan ketika hujan badai menerjang dan memisahkan antara aku dan kamu.
Hai kamu...aku memang tak pernah bisa menjadi yang sebaik kamu minta. Aku begini adanya bisa saja kamu rubah secara instan. Padahal aku butuh proses untuk menjadi sempurna dimatamu sebaik yang kamu mau. Jangan pernah mencoba meminta banyak hal terlalu terburu-buru.
Hai...kamu aku memang seperti ilalang yang terlanjur sepi diantara hamparan hijaunya rumput yang menari lincah. Aku hanya butuh keramaian disaat itu, aku hanya ingin kamu meramaikannya. Jika itu bisa karena aku percaya yang terbaiklah yang akan ada mewarnai hari bagai pelangi.
Hai...kamu seandainya waktu bisa diputar kembali, aku mungkin tak mampu bisa tertawa lepas atau terlalu takjub denganmu. bersamamu aku seperti bunga mawar yang berduri. Jujur, merindumu sangat berat ketika kubuka album kenangan itu dan sangat terpuruk melepasmu pergi.
Hai...kamu bukankah kamu senang disana tak ada lagi celotehan riang yang membangunkan mimpimu? Tak lama lagi mungkin kamu akan sangat bahagia tanpaku. Ah...rasanya aku akan sangat lama untuk melupakan semua tentangmu. Bahagia hanya sebentar yang bisa kunikmati sehari esoknya tak ada lagi canda tawa renyahmu itu. Pembelajaran yang sangat berharga tak akan bisa lagi aku dapatkan di kamu.
Hai...kamu tidak apa-apa aku sendirian disini karena ilalang itu akan pergi bersama hembusan angin layu sebelum berkembang mati sebelum menjadi kompos. Air yang jernih akan tetap jernih, sungai yang deras akan tetap deras, laut yang terjal akan tetap terjal. Karena disana kehidupan akan membawamu kesuatu tempat dimana kamu belum pernah mencoba menantangnya. Akankah aku mencobanya membuat jembatan terputus itu kembali walau tak seperti semula?
yang aku takuti adalah
jika suatu saat nanti kita tak bersama lagi
ada rasa sedih dan kecewa
disana...
kamu bersama orang lain
padahal...
aku sudah cukup sabar untukmu
berusaha setia dan bertahan untukmu
tapi...
apa yang aku dapat tak ada yang istimewa
sedangkan...
engkau mengistimewakan dia dari hadapanku
kamu terlalu acuh dan tak menganggupku ada
disini...
saat engkau bersamaku
bahkan kamu tak rela aku pergi
padahal...
aku sudah berusaha semampuku
untuk satu hari bahagiamu
tapi...
semua itu hanya seperti sandiwara belaka
sedangkan...
aku harus memendam tangisku
saat engkau tak bersamaku
Young Voices in Indonesia have made this video for the international 'Say Yes to Inclusion' campaign.
Launching Young Voice Indonesia Projcect 22 Juni 2012
Refleksi ke tahun 2012
Tulisan ini sudah sangat lama sekali dan tidak bisa dipublikasikan untuk umum, dan saatnya untuk perubahan Indonesia yang lebih baik dan sebagai buah penghargaan saya kepada Leonard Chesire Disability dimana saya juga bergabung sebagai Anggota aktif periode 2012 di Young Voices Indonesia. Disini saya menulis dengan buah pikiran saya sendiri bukan karya orang lain maupun jiplakan. Tulisan ini dibuat pada bulam Desember 2012 dan penghargaan kepada pemenang anggota Young Voices Indonesia dilaksanakan pada bulan Januari 2013 di Jakarta Selatan lupa tempat lokasinya, dimana anggotanya antara lain berasal dari Jakarta dan Aceh. Selain hobby dalam menulis saya menganggap ini tidak hanya sekedar hobby yang bisa menghasilkan penghargaan diri tetapi juga sebuah karya nyata melalui tulisan.
Saya sangat berterima kasih selama bergabung di Young Voices Indonesia selain mendapatkan teman, relasi, ilmu, dan kesempatan yang datang untuk saya mewakili Indonesia, dalam kesempatan ini saya ingin mengenalkan kepada pembaca bahwa apapun pandangan kalian terhadap penyandang disabilitas jangan menganggap remeh sebuah kekurangan mereka jadikan itu sebuah semangat ataupun motivasi bagi kalian. Karena penyandang disabilitas memiliki anugerah dan kelebihan yang diberikan Tuhan, tidak hanya berguna bagi orang lain disekitarnya tetapi juga dapat menghidupi dirinya sendiri. Young Voice Indonesia adalah sebuah perkumpulan Angkatan Muda Penyandang Disabilitas diantaranya adalah tunarungu/ wicara, tunanetra, tunagrahita, tunadaksa berusia 17-25 tahun. Selain itu juga Young Voice Indonesia sudah beberapa kali memenangkan penghargaan di Luar Negeri. Tidak hanya melakukan perubahan di Indonesia saja, tetapi juga sebagai penggiat para Remaja Disabilitas dalam sebuah forum ataupun seminar-seminar yang diselenggarakan oleh para pemangku kepentingan. Saat itu anggota Young Voices berjumlah 25 orang anggota perwilayah kota Jakarta. Saya bergabung di Young Voices Indonesia wilayah Jakarta Timur pertama meeting di Panti Tunadaksa Pondok Bambu, sisanya di wilayah Jakarta Selatan di Wisma Chesire. Jadi masing-masing wilayah anggota punya rutinitas bulanan untuk berkumpul sesuai dengan isu/ tema yang sedang hangat.
Saat ini anggota Young Voices Indonesia semakin bertambah dan perwilayah digabung Timur dan Selatan. Dan selanjutnya luar daerah seperti Aceh memiliki perwakilan juga bergabung bersama dengan wilayah Jakarta. Bayangkan suasananya saat berkumpul dan bertemu dengan teman-teman yang berbeda. Apalagi disini juga ada Anggota dari Aceh namanya Delisa yang terkenal dengan filmnya Hafalan Surat Delisa. Bayangkan dia yang sempurna harus kehilangan kakinya, namun semangatnya tidak pernah surut. Ini tidak hanya menjadi motivasi bagi saya tetapi juga untuk membangkitkan diri bahwa tiada yang sempurna di dunia ini, rumah hanyalah titipan.
Disini dengan bergabung di Young Voices Indonesia tidak hanya melahirkan orang-orang sukses dengan bakat luar biasa untuk tampil di Internasional tetapi juga mendapatkan kesempatan yang sama dengan Non-Disabilitas lainnya untuk meraih sukses memajukan pemuda Disabilitas yang berpotensial. Saya berkesempatan bertemu orang-orang sukses dan hebat yang hanya bisa dilihat atau didengar saja melalui internet atau televisi, dengan bertemu mereka saya yakin kita semua dapat menjadi orang hebat yang berkarakter, menyimpan impian-impian super yang patut ditiru, bukan dibajak idenya.
Anggota Young Voice Indonesia Wilayah Jakarta Timur
Mohon dibaca baik-baik kerja keras saya untuk menulis judul "Partisipasi Pemuda Disabilitas Dalam Kebijakan dan Peran Pemerintah Dalam Pelaksanaan UNCRPD di Indonesia" yang begitu panjang sekali teksnya. Hargai sebuah tulisan ini sebagai bahan media belajar, maupun renungan bagi kita semua.
Arus
globalisasi yang terjadi dalam kehidupan masyarakat modern dewasa ini memiliki
dampak yang luas bagi perilaku manusia. Pesatnya arus globalisasi yang melanda
hampir semua segi kehidupan, menyebabkan kompetisi makin ketat dan tajam. Manusia
sebagai makhluk berpotensi yang selalu bertumbuh menuju aktualisasi dirinya
sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain,
memenuhi kehidupannya sendiri harus mampu mengenali kebaikan dan keburukan
tersebut dengan baik. Namun tidak semua manusia berkehendak dan mau bekerja
keras untuk mendayagunakan potensinya. Untuk itulah akhlak budi pekerti
diperlukan bagi sisi positif dan negatif manusia sebagai individu yang memiliki
potensi diri yang berbeda dengan yang lainnya. Ada pepatah yang mengatakan “di
dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat” (mensana in corpora sano).
Manusia
yang hidup di era globalisasi sekarang ini tidak boleh pesimis, maka sebagai
bagian dari dunia seseorang harus selalu optimis dan memiliki kegairahan
semangat supaya tidak putus asa dan lemah sebelum bertanding maupun berjuang
atau berkompetisi dituntut untuk mampu mengatasi segala masalah yang timbul
sebagai akibat dari interaksi dengan lingkungan sosial dan harus mampu
menampilkan diri sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku. Begitipun juga
dengan penyandang disabilitas yang termajinalkan dan terdiskriminasi kemudian berjuang
untuk mendapat kesetaraan hak dan kewajiban yang sama di masyarakat dan
lingkungannya.
KESETARAAN
KESEMPATAN
Ditengah persaingan seperti sekarang ini
penyandang disabilitas menunjukkan kekurangan dan kelebihan dirinya agar mampu
mencapai prestasi, dan berani memulai tidak menunda apa yang lebih penting bagi
dirinya dan masyarakat. Didukung dengan bakat dan dorongan dari keluarga dan
lingkungan terdekatnya sehingga mampu memotivasi dirinya sendiri agar berguna
untuk orang lain dengan memupuk potensinya agar dapat berprestasi. Keterbatasan
fisik tidak menjadikan penghalang bagi penyandang disabilitas untuk terus
berjuang dalam pemenuhan hak-haknya untuk tumbuh berkembang dan berkreasi
dengan orang lain.
Menurut
Winkel, Belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung
dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan-perubahan
dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan, dan sikap-sikap. Hal ini lah yang
mampu membuatnya menjadi pemimpin yang hebat selain bisa mempersiapkan dirinya
melalui pendidikan dan pelatihan sesuai dengan potensi diri. Potensi diri yang
positif adalah jika kita tidak mudah emosional yaitu kita memiliki kecerdasan
emosi (emotional qoutient) yang baik.
Setiap orang bebas melakukan atau tidak melakukan sesuatu sesuai pilihannya dengan
tidak melanggar kebebasan orang lain. Hak dan kewajiban untuk menentukan
pilihan dalam hidup harus dapat dipertanggungjawabkan, jangan sampai merugikan
orang lain itu dengan menunjukkan keadilan, persamaan dan perilaku
diskriminatif.
Di
dalam UU Pengesahan No.19 tahun 2011, dijelaskan bahwa yang termasuk dalam
penyandang disabilitas adalah mereka yang memiliki keterbatasan fisik, mental
intelektual atau sensorik dalam jangka waktu dimana ketika berhadapan dengan
berbagai hambatan, hal ini dapat menghalangi partisipasi penuh dan efektif
mereka dalam masyarakat berdasarkan kesetaraan dengan yang lainnya. Aksebilitas
hukum dan keadilan terhadap penyandang disabilitas masih sangat jauh dari
memadai, belum terpenuhinya jaminan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang
disabilitas.
Peran
masyarakat juga tidak kalah pentingnya, keterampilan sosial dan kemampuan diri
penyandang disabilitas yang memiliki potensi dalam proses perwujudan ini dalam
mempelajari disiplin ilmu. Aksesibilitas sarana dan prasarana penunjang bagi
penyandang disabilitas agar masyarakat dapat memahami mereka yang berkebutuhan
khusus. Masyarakat masih kurang peduli terhadap mereka. Penyandang disabilitas
dituntut untuk melakukan segala sesuatunya secara professional, efektif, dan
efisien untuk mendapatkan peluang atau kesempatan yang diperolehnya melalui
pendidikan dan pelatihan yang didpatkannya.
Implementasi
kesamaan kesempatan bagi penyandang disabilitas seringkali tidak dapat
menikmati kesempatan yang sama dengan orang lain karena kecacatannya
mengakibatkan keterbatasan dan riskan dalam kebutuhan hidup layak disebabkan
kurangnya aksesibilitas terhadap pelayanan sosial. Pembinaaan dan peran
masyarakat terhadap upaya peningkatan kesejahteraan potensi penyandang
disabilitas dalam memberikan dukungan dan sikap peduli agar memiliki rasa
empati terhadap penyandang disabilitas dalam melakukan perubahan dan kesadaran
masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup. Dengan membantu menghapuskan atau
mengurangi pengangguran dikalangan penyandang disabilitas.
Melalui
potensi yang dimiliki, mereka membantu dan menggandeng masyarakat untuk
melaksanakan fungsi-fungsi tertentu untuk tergerak dan merasakan hak-hak mereka
yang belum terpenuhi agar dapat terlaksana persamaan kesempatan dan
partisipasinya dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan sosial yang sama
dengan orang lain.
Meskipun
penyandang disabilitas masih dihantui diskriminatif oleh lingkungannya dan
aneka permasalahan hidup yang dihadapinya. Sebagai warga Negara yang
multikultural dengan keanekaragaman dan perbedaan dalam kesederajatan, baik
secara invividual maupun secara kebudayaan terhadap lingkungan hidupnya sesuai
dengan keadaannya. Melakukan implementasi kebijakan perubahan bagi kualitas
hidup penyandang disabilitas melalui perbaikan dan kepatuhan terhadap
implementasi UU No.4 tahun 1997 tentang penyandang cacat.
Upaya
pemerintah dalam memberikan informasi yang mudah dijangkau bagi penyandang
disabilitas untuk meningkatkan kualitas hidup ini dirasakan sangat tidak merata
dan belum maksimal. Keterbatasan pemerintah dalam menangani penyandang
disabilitas belum setara. Pemerintah bertanggung jawab bagi kebutuhan
penyandang disabilitas akan aksesibilitas sarana dan prasarana, pendidikan,
pekerjaan dan penunjang lainnya yang masih sangat sedikit jauh dari harapan
semua aspek kehidpan dan penghidupan, serta hak dasar penyandang disabilitas.
Untuk mendapatkan perlindungan hukum jaminan dan melindungi dirinya agar dapat
hidup mandiri tanpa bergantung pada orang lain dan dapat berfungsi sosial.
Sehingga
Negara Indonesia menjadi Negara yang baik dan bagian penyandang disabilitas
dalam mengakses sarana dan prasarana sesuai dengan kapasitas penyandang
disabilitas itu sendiri. Memberikan jaminan untuk hak-hak penyandang
disabilitas yaitu dengan melanjutkan implementasi program untuk Hak-hak
penyandang disabilitas, mempelajari kemungkinan mengembangkan cara mengapuskan
segala bentuk diskriminasi terhadap penyandang disabilitas, dan meningkatkan
akses disegala bidang bagi penyandang disabilitas, khususnya partisipasi mereka
dalam berpolitik.
Dengan
potensi diri yang dimilikinya tanpa dukungan keluarga terdekat, penyandang
disabilitas tidak akan mampu menjadi pribadi yang mandiri, dengan dorongan yang
kuat dari keluarga yang menjadi sumber terbesar mampu mencapai prestasi yang
tinggi, sehingga masyarakat akan peduli dan menghargai mereka. Keseragaman
penyandang disabilitas dalam integritas sosial jauh dari diskriminasi dengan
menduduki sosial yang sama di masyarakat tanpa membedakan fisik dan
kecacatannya. Kesetaraan yang adil dan bebas tidak memihak sehingga menjadikan
proses interaksi sosial berjalan lancar, yakni keserasian dalam pergaulan
masyarakat dan menata masyarakat sebagai sarana perubahan kea arah yang lebih
baik. Namun pada kenyataannya itulah meskipun UU dan UNCRPD ini sudah
menyatakan tentang persamaan kesempatan bagi penyandang disabilitas masih banyak
peraturan perundang-undangan yang bersifat diskriminatif terhadap penyandang
disabilitas.