Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Hey You Do Not Copy Paste My Blog!!! appreciate my work as a blogger

Wednesday, 20 April 2016

#SebuahPesan Yang Bernama CINTA


"Sosok yang selalu dirindukan akan pulang pada cinta pertama"

-----

Hati itu keras, yang bisa memecahkannya hanya satu orang yang bisa tahan banting menghadapinya dan meluluhkannya. Hidup bagaikan roda yang terus berputar, dan aku pun harus berpacu dengan waktu. Aku harus bisa mengejar waktu kapan dan dimana aku harus berhenti. Aku tak ingin lagi terluka dan menangis hanya karena dia sangat kecewa ketika perjuangan itu sia-sia. 

Aku memang belum merelakannya pergi bersama orang lain, tapi sebisanya aku harus kuat melupakan kenangan dan hari-hari bersamanya. Aku hanya butuh untuk memikirkan bagaimana cara melupakannya, bahkan aku terlalu bodoh untuk melanjutkan sebuah hubungan hanya karena aku masih terlalu cinta kepadanya. Sulit untukku melepaskan semua yang telah menjadi bagian hidupnya. Memang untuknya aku bukan menjadi apa-apanya setidaknya aku pernah menjalani hari bersamanya. 

Kehilangan membuatku belajar untuk merelakan, dan ada saatnya start kembali pada jalan yang berbeda bersama orang lain. Dan aku yakin akupun akan mampu untuk melepaskannya bersama orang lain yang lebih dicintainya. Aku percaya jalan yang ditempuh itu masih panjang, memang akan lebih sulit dibanding harus memulainya dari awal lagi. 

Tak pernah terbayangkan akan apa jadinya di masa depan tanpanya, aku terus terngiang akan kebersamaannya tertawa lepas dan berceloteh riang tempat dimana yang selalu menjadi favorit adalah sebuah cerita manis yang mungkin tak'kan bisa terlupa. Jika aku menginjakkan kakiku disana, aku bisa saja diam atau menangis di dalam hati, dan sesak rasanya dada ini tak mampu bernafas dengan baik tatkala memori itu seolah mengajakku untuk berputar ke masa lalu.

Aku tdak percaya pada cinta lagi yang membuatku harus terlena dalam manis janjinya, aku hanya percaya cinta sejati yang rela berkorban dan berjuang. Aku memang benci bila terlalu cinta, dan dia akan berakhir membawa kebencian dalam dermaga yang tak kunjung tiba dalam tepian. Atau aku harus pulang pada cinta yang lain dan memulainya di pelabuhan yang baru.

Jakarta, 6 April 2016
-C-

No comments:

Post a Comment

Tenkyu sudah tidanggalkan komenmu